Besarlah untungku jika Yesus milikku, bersuka jiwaku kar'na damai yang penuh. meskipun angin k'ras badai dunia menderu, tak goyah hatiku kar'na Yesus milikku. Benar, benar, besarlah untungku. Benar, benar, besarlah untungku. Benar, benar, besarlah untungku. Ketika Yesus sungguhlah tetap milikku. Kendati tiadalah hartaku di dunia, hatiku tak resah, tak bersungut, berkesah. Kar'na 'ku sungguh tahu jika Yesus milikku, tak sia-sialah segenap usahaku. Benar, benar, besarlah untungku. Benar, benar, besarlah untungku. Benar, benar, besarlah untungku. Ketika Yesus sungguhlah tetap milikku. Meski tumpuanku pada Yesus, Tuhanku, tidaklah aku jauh dari susah dan keluh. Di dunia yang fana 'ku 'kan tahan berperang, di sorga yang baka dengan Yesus 'ku menang. Benar, benar, besarlah untungku. Benar, benar, besarlah untungku. Benar, benar, besarlah untungku. Ketika Yesus sungguhlah tetap milikku. Sekarang hidupku sungguh mulia benar di dalam kasihNya 'ku selalu bergemar. JanjiNya 'ku dengar kar'na Yesus milikku: " 'Ku sambut datangmu dalam rumah BapaKu" Benar, benar, besarlah untungku. Benar, benar, besarlah untungku. Benar, benar, besarlah untungku. Ketika Yesus sungguhlah tetap milikku.Я – твой Господь Kruin Orrel: Praat ek mense eng'letale WHILE THE DAYS ARE GOING BY ạftḥ yạ rb ʿywn sẖʿbk ᠮᠢᠨᠣ ᠰᠦᠨᠡᠰᠤᠨ ᠳᠤ ᠭᠡᠷᠡᠯ Ey Reb Îsa Tu Were İsa, Seni Seviyorum lmạ tlqy̱ fy ʿyny Hai in Rai, ce mai stai MÜQƏDDƏSƏN TANRIM
Song not available - connect to internet to try again?