Di malam sunyi bergema nyanyian mulia.Malaikat turun mendekat dengan beritanya,"Sejaht'ra bagi dunia, t'lah datang Penebus."Heninglah bumi mendengar nyanyian yang kudus. Tetap malaikat menembus angkasa yang gelap,membawa kidung damaiNya di bumi yang penat;sayapnya dikembangkannya di atas yang sendu;di kancah dosa terdengar nyanyian yang kudus. Tetapi dosa pun tetap melanda dunia,menyangkal kidung Kabar Baik sekian lamanya.Hai insan, buka hatimu, mengapa rusuh t'rus?Diamkan gaduh dan dengar nyanyian yang kudus. Hai, kamu yang menanggung b'rat, yang hidup tertekan,mendaki, susah jalanmu, langkahmu pun pelan,Hai lihat, hari jadi t'rang, bebanmu ditebus.Tabahkan hati dan dengar nyanyian yang kudus. T'lah hampir penggenapannya nubuat kaum nabi:'Kan datang zaman mulia, indahnya tak terp'ri.Seluruh dunia 'kan penuh sejaht'ra Penebusserta mengulang menggema nyanyian yang kudus.Ey Allahım, mənim Allahım Sənsən, Наш Бог так велик Seigneur, par la clarté تأمل 4 Baruch Adonai Яшамъмън Танръсъ Даим дуа един, Рəббимиз дејир qṣẗ ḥbk Tam aj tam Rabbi Andım Ben
Song not available - connect to internet to try again?